Kerjakan Panahanmu, Bahagialah Kamu

Money can’t buy happiness. But, it can buy a bow. And we never seen a sad person shooting a bow. 😉 … More Kerjakan Panahanmu, Bahagialah Kamu

Rate this:

Advertisements

Mari Bermain ke Rumahku

Setelah selama sekian tahun berpetualang, akhirnya aku kembali ke sini.   Ini adalah rumahku. Rumah tempat aku bisa menjadi diriku sendiri, tanpa takut sesuatu apapun. Tempat aku bisa hadir sebagai “aku”, tanpa embel-embel. Tiga tahun sudah kutelantarkan rumahku. Bukan karena aku bosan, atau ingin lari dari tanggungjawab. Aku “lari” memenuhi panggilan instingku sebagai manusia, makhluk … More Mari Bermain ke Rumahku

Rate this:

Ketika Negara “Anti-Demokrasi” Membangun Diri

Coretan ini adalah potret kehidupan sosial sebuah negara yang, katanya, anti-demokrasi. ”Kapitalisme meninggalkan begitu banyak kejahatan kepada kita. Saya pikir, perjuangan terbesar kita adalah melawan kebiasaan buruk yang menindas kita,” inilah salah satu topik dalam pidato kemenangan Hugo Chavez, setelah Venezuela memilihnya sebagai presiden, 1998.

Rate this:

Ibuku Keren

Ibuku ahli telepati. Tanpa kumenceritakan gundahku pun ia mampu menebak dan memahamiku. Ibuku penuh karomah. Tanpa perlu kubercelemongan kata pun ia sanggup mengademkan hatiku, hanya dengan kuletakkan kepalaku di pangkuannya. Ibuku adalah tabib. Setiap sakitku langsung minggat tiap kali usapannya menyapu dahiku. Ibuku aneh. Ia tak pernah meminta kemegahanku, namun ia senantiasa merampas seluruh keresahanku. Ibuku … More Ibuku Keren

Rate this: