Tuhan Pun (Sepertinya) Mengisyaratkan Sosialisme

Manusia akan mengambil dan terus mengambil. Sampai suatu hari dunia akan berkata: ”Tidak lagi. Tak ada lagi yang bisa kuberikan kepadamu.” PERNAH nonton film ”Apocalypto” besutan Mel Gibson? Bagi yang pernah, pembukaan tulisan ini adalah pengingat, dan bagi yang belum, anggap saja trailer. Film ini menceritakan tentang suku Indian Meso-Amerika terakhir sebelum Columbus mendarat di … More Tuhan Pun (Sepertinya) Mengisyaratkan Sosialisme

Rate this:

Mencari dan Menanti dalam Novelet

KITA kembali bercerita, kawanku, Saudaraku…. Tentang hidup, Tentang kehidupan, Dan tentang cinta. Silakan klik gambar di bawah, insya Allah, kau akan dibawa untuk menelusuri tiga cerita tentang pergulatan tiga wanita. Orang-orang bilang mereka makhluk lemah, tapi menurutku, mereka adalah makhluk yang tak pernah menyerah. Ini hanya cerita, kawanku, Saudaraku…. Soal tafsir, suka-suka kalian sajalah.  

Rate this:

Dialog: Menafsir (Kembali) Al-Baqarah 155-157

“KIAI, saya resah…” “Resah kenapa, to, Ngger? “Hidup ini serasa semakin sulit, Kiai?” “Sulit bagaimana?” “Cobaan ini sepertinya tak pernah berhenti, Kiai. Malahan, sepertinya kian menjadi-jadi. Apa saya sedang diazab? Apakah memang sedemikian besarnya dosa saya, Kiai?” Kiai tersenyum. “Sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penyayang, Ngger…”

Rate this:

Di Dalam Kedamaian Ilahiah bersama Seorang Bocah

KALA pertama menapakkan kaki di dalam bangunan itu, awal September 2013, hanya satu perasaan yang bisa saya definisikan: Takluk. Takluk dalam kenikmatan surgawi. Saya dibawa hanyut dalam sebuah suasana illahiah ketika ayat-ayat suci itu tak henti-henti melantun, menyelusup dengan indahnya ke dalam gendang telinga saya, lalu bersemayam dalam hati saya menghadirkan kedamaian. Ayat-ayat itu mengalun … More Di Dalam Kedamaian Ilahiah bersama Seorang Bocah

Rate this: