Memugar “Pramisme”

PRAMOEDYA ANANTA TOER takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.

Continue reading

Advertisements

Sastra Bukan Filsafat Iseng

SEKADAR mengingatkan kritik Sang Maestro Kesusastraan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, tentang kondisi kehidupan sastra yang pernah membuatnya prihatin. Dan, sepertinya, apa yang pernah membuatnya prihatin dulu terulang lagi di masa sekarang: Sastra Indonesia sedang kehilangan ruhnya.

Continue reading