Jerit Antasari dari Balik Jeruji: Bongkar!

JIKA GUSTI ALLAH MENGIZINKAN, akhir November ini buku saya, Antasari Azhar: Saya Dikorbankan, didistribusikan oleh Penerbit Imania. Buku ini adalah “sekuel” dari buku yang pernah saya tulis bareng rekan-rekan saya sesama wartawan pada 2009 lalu; Antasari dan Kisah Pembunuhan Menjelang Pemilu. Tapi, dalam sekuel ini, saya menulis sendiri, karena hanya saya yang punya banyak waktu untuk menggali data dan menyusunnya menjadi buku yang, tentu saja, masih jauh dari sempurna ini. Karena kesempurnaan hanya kepunyaan Allah Swt.

Continue reading

Ketika Negara “Anti-Demokrasi” Membangun Diri

Coretan ini adalah potret kehidupan sosial sebuah negara yang, katanya, anti-demokrasi.

”Kapitalisme meninggalkan begitu banyak kejahatan kepada kita. Saya pikir, perjuangan terbesar kita adalah melawan kebiasaan buruk yang menindas kita,” inilah salah satu topik dalam pidato kemenangan Hugo Chavez, setelah Venezuela memilihnya sebagai presiden, 1998.

Continue reading

Jangan Khianati Cita-Cita Bangsamu!

….ketika kita sibuk saling menghina dan menjauh, di bagian lain Indonesia ini, yang luput dari perhatian kita, benalu yang seharusnya kita sapu makin asyik memperkosa Ibu Pertiwi.

Buat apa saling menghujat? Buat apa bersibuk-sibuk diri membuang daya-upaya membangun jurang dengan saudara sendiri? Buat apa? Buat apa, ha?!

Continue reading

Tuhan Pun (Sepertinya) Mengisyaratkan Sosialisme

Manusia akan mengambil dan terus mengambil. Sampai suatu hari dunia akan berkata: ”Tidak lagi. Tak ada lagi yang bisa kuberikan kepadamu.”

PERNAH nonton film ”Apocalypto” besutan Mel Gibson? Bagi yang pernah, pembukaan tulisan ini adalah pengingat, dan bagi yang belum, anggap saja trailer. Film ini menceritakan tentang suku Indian Meso-Amerika terakhir sebelum Columbus mendarat di Amerika –yang pada akhirnya pendaratan itu melahirkan kapitalisme di Amerika Utara, hingga kini.

Continue reading