Bung Karno Benar-benar Masih Hidup!

BUNG KARNO masih hidup? Penasaran itu kian menjadi setelah banyak ‘kesaksian’ beberapa orang yang mengaku melihat langsung Bung Besar itu secara fisik. Ada yang melihatnya masuk Gelora Bung Karno naik becak. Ada yang mengaku bertemu beliau di suatu daerah ‘wingit’. Dan banyak lagi.

Kalau saya mendapatkan pertanyaan seperti itu, benarkah Soekarno masih hidup, saya akan menjawab lugas: BENAR! Saya berani membenarkan bukan berdasarkan kesaksian-kesaksian itu. Saya membenarkan karena saya membuktikan sendiri. Demi nyawa saya dan alam semesta ini, saya sering berjumpa langsung dengan Bung Karno!

Demi apapun seisi alam semesta ini, saya bersumpah bahwa Bung Karno masih hidup. Saya sering menjumpai beliau…..

….. dalam ide-ide dan semangatnya.

Me dan Big Bos

Ya, tegas saya berani memastikan bahwa Soekarno, Presiden seumur hidup dan Panglima Besar ABRI masih hidup dalam ide-ide beliau yang –jika kita mau—bisa kita pelajari hingga detik ini. Ide-idenya tentang kedaulatan dan kehormatan suatu bangsa, ide-idenya tentang harga diri dan antimembabukan diri pada asing, nasionalisme dan kepedulian pada sesama, mengibarkan panji-panji bendera gula-kelapa setinggi-tingginya, masih hidup, diam, dan mengakar pada hati dan pikiran kita-kita yang melahap ide-idenya.

Di tengah situasi negara yang bikin pecah kepala ini, kita semua mungkin merindukan kehadiran beliau. Kita akan ingat ajaran beliau ketika kita mendapati betapa perekonomian negeri ini melacurkan diri pada Barat.

Kita akan ingat bagaimana beliau menolak campur tangan asing dalam perekonomian negeri ini.

***

PADA tahun 1961 Soekarno menerbitkan kebijakan kontrak perminyakan di Indonesia. Kebijakan beliau sudah pasti sangat memihak kita. Soekarno mengharuskan 60% laba pertambangan diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Menurut catatan sejarah yang sayangnya tak pernah diajarkan di bangku sekolah, Caltex, sebagai salah satu dari tiga operator perminyakan di Indonesia saat itu, sangat terpukul oleh kebijakan tersebut.

Untuk diketahui, di abad ini, kebijakan Soekarno lugas disadur oleh mantan Presiden Venezuela, Rafael Hugo Chavez Frias, yang memutuskan untuk menasionalisasikan perusahaan minyaknya, Petroleos de Venezuela S.A (PDVSA) dan membuat Amerika keteteran. Dengan kebijakan itu, selama 15 tahun pemerintahannya Chavez berhasil menghapus kemiskinan di Negeri Telenovela itu. Dan dia terang-terangan mengaku menyadur ide kebijakan itu dari Soekarno! Hingga akhirnya setelah kepergiannya Amerika kembali cawe-cawe dalam urusan domestik dan berbuntut rusuh berkepanjangan tahun ini.

Terlepas dari kondisi Venezuela kini, bukti bahwa kemakmuran masyarakat sebuah negeri bisa diraih ketika aset nasional dinasionalisasikan sepertinya cukup bagi kita untuk mengambil langkah serupa. Jika Venezuela saja menyadur, kenapa kita tidak? Inilah yang sering membuat kita bingung.

Fakta perekonomian negara ini kini mau tak mau membuat kita mengutuk, celaka tigabelas. Pemerintah Indonesia mengobral habis-habisan aset-aset kita, terus dan terus memperpanjang kontrak perusahaan minyak asing untuk memperkosa sumber daya alam kita dengan perjanjian kontrak yang yang tak bisa diterima akal sehat. Hingga akhirnya membiarkan saudara kita yang tinggal di pinggiran kota, juga jauh di pedalaman sana, pening oleh harga kebutuhan pokok yang sudah di luar nalar daya beli mereka.

Pada tahun 1961 Soekarno dan angkatan perang Republik Indonesia mati-matian memperjuangkan sumber daya alam di Papua dalam perjuangan merebut Irian Barat. Sekadar diketahui, ketika perang itu berlangsung, Freeport Sulphur bekerja sama dengan East Borneo Company sudah berancang-ancang untuk mengeksploitasi gunung emas dan tembaga di Papua. Waktu itu Papua masih area bebas karena Belanda yang menguasainya belum memiliki kedaulatan penuh. Dengan adanya upaya Soekarno merebut Irian Barat ini, kapitalis-kapitalis najis itu terpaksa mengurungkan niat mengeksploitasi. Ketika Papua telah jatuh ke pangkuan Nusantara, Soekarno tak pernah memberikan restu untuk eksploitasi wilayah itu. Soekarno telah mengambil keputusan; kekayaan alam Papua digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia pada umumnya, dan rakyat Papua sendiri khususnya.

Tapi kini? Gunung emas Papua mutlak milik kapitalis Amerika! Kita hanya kebagian 1% dari total produksi emas senilai USD45 miliar per tahun itu, plus lautan sampah eksploitasi yang menghancurkan kebersahajaan alam darat dan lautan Papua.

Untuk mempertahankan Irian, dulu, Soekarno mendapat dukungan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Presiden Amerika waktu itu, John F Kennedy. Soekarno berhasil memaksa Amerika mendukungnya dengan mengendalikan kebijakan Paman Sam melalui ‘tawaran yang tak bisa ditolak’. Lihatlah, di masa-masa revolusi betapa kita bisa begitu perkasanya hingga Amerika pun tunduk pada kemauan kita. Kini?

Bahkan Amerika juga membantu penuh cita-cita Soekarno mewujudkan ide besar penggabungan Indonesia, Malaya (sekarang Malaysia), dan Filipina dalam gagasan bernama Maphilindo. Kennedy memberikan sokongan ekonomi dan persenjataan juga. Hingga Inggris yang yang sangat membenci Soekarno menggunakan kadal-kadal M16-nya untuk mengacaubalaukan rencana itu dengan propaganda hitam mereka, ditambah bantuan penuh dari Perdana Menteri Negara Commonwealth Singapura bernama Lee Kuan Yew.

Setelah Kennedy tewas, penggantinya, Lyndon Johnson, membalikkan kebijakan dengan mencabut bantuan ekonomi untuk Indonesia. Dan itu artinya memberikan peluang Inggris untuk memisahkan Malaysia dari rencana persatuan bangsa Melayu ini. Maka dari itu tak heran jika Soekarno sangat membenci Amerika dan Inggris. Amerika kita setrika! Inggris kita linggis!

Ide Soekarno untuk mempersatukan Nusantara bubar sudah. Malaysia merdeka dengan jurus akal bulus Inggris dan Singapura. Kita, sesama bangsa Melayu, diadu. Kini, dua antek kapitalis tetangga kita itu makin resek dan kita tak bisa berbuat apa-apa.

Sebelum tahun 1965, seorang taipan dari Amerika Serikat pernah menemui Sukarno. Pengusaha itu menyatakan keinginannya berinvestasi di Papua. Namun, Sukarno menolak secara halus. “Saya sepakat dan itu tawaran menarik. Tapi tidak untuk saat ini. Coba tawarkan kepada generasi setelah saya,” ujar Soekarno –lagi-lagi kisah ini hanya dipaparkan dalam sejarah yang tersembunyi.

Soekarno juga mempertahankan pabrik sandal dan sepatu Bata agar bisa memproduksi alas kaki sesuai daya beli masyarakat Indonesia yang waktu itu masih lemah. Ketika Soekarno membangun monas dengan emas murni itu, ia mendapat kritik dari Amerika. Kata kapitalis itu, Indonesia masih miskin, kenapa membangun lambang kesejahteraan? Menjawab itu, lugas Soekarno;”Rakyatku urusanku, bukan urusanmu!” Lihatlah, betapa berwibawanya Bapak kita dalam mempertahankan kehormatan bangsa ini.

Tapi sekarang? Kita merendah-rendah pada Barat. Tak ada wibawa kita sama sekali. Kita dikendalikan penuh oleh Amerika. Setelah Soekarno lengser Bata langsung dilepas ke swasta dan harga produknya tak beda jauh dari merek asing. Munir dibunuh agar dana asing turun untuk Indonesia. Menteri Pertanian Suswono pun mengemis-ngemis ke Selandia Baru agar negara kapitalis di bawah komando Inggris itu mau menginvestasikan peternakan sapi di Indonesia. Dia mengabaikan kayanya padang rumput di alam Sumbawa yang bisa kita manfaatkan untuk budidaya sapi secara masal. Mana harga diri kita? Mana kewibawaan kita?

***

DI TENGAH situasi yang serba sulit, dengan adanya kenyataan campur tangan –bahkan kendali dari—kapitalis asing yang membikin ekonomi negeri ini kian sembelit, kita yang memiliki cinta pada Nusantara ini tentunya sadar bahwa ada yang sangat tidak beres di sini. Kita akan bertanya; kenapa negeriku seperti ini?

Dari pertanyaan itu muncullah upaya untuk mencari tahu. Jika kita serius mencari tahu, kita akan mendapat jawaban bahwa banyak sekali cita-cita negeri ini, cita-cita yang telah dirumuskan oleh Soekarno, telah kita tinggalkan.

Cita-cita itu tertuang dalam ide-ide besarnya, terutama dalam 12 seri Di Bawah Bendera Revolusi. Ya, ide Soekarno menuliskan idenya, karena itu dia selalu hidup. Menyitir sastrawan besar kita, Pramoedya Ananta Toer, “Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Soekarno menulis, dan dia hidup abadi. Dia hidup. Dia tak pernah mati.

Tak hanya tulisan. Rekaman-rekaman pidatonya, yang sebagian besar malah disembunyikan oleh sejarah, tapi tetap saja tak bisa memusnahkannya, dan kini bisa didapatkan dengan mudah, juga telah meniupkan semangat pada kita. Ide-idenya senantiasa menggelora laksana samudera ciptaan Tuhan Yang Maha Ada.

Jika kita cinta negeri ini, jika kita sadar ada kehormatan yang harus diperjuangkan, maka saat itulah Soekarno hidup.

Dalam hati kita.

Dalam pikiran kita.

Dalam ide-ide kita.

Dalam cita-cita kita untuk memulangkan kembali kewibawaan dan kemegahan Nusantara yang selama hampir setengah abad diludahi dan diinjak-injak oleh serakahnya kapitalisme yang mengaku mengibarkan panji-panji demokrasi di seluruh muka Bumi.

Tapi, untuk mewujudkan itu semua, memang tidak mudah. Sebab, seperti yang pernah diperingatkan Bung Karno sendiri; “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, perjuangan kalian lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.”

Untuk menegakkan kembali cita-cita sebuah bangsa yang besar, tak bisa kita nafikan, kita harus berhadapan dengan saudara kita sendiri. Kita berhadapan dengan mereka-mereka yang ingin agar bangsa kita selalu kerdil. Mereka, antek-antek kapitalis yang sekarang sedang berlomba-lomba untuk menduduki deretan kursi di senayan dan pemerintahan.

Tapi tak perlu risau. Selama kita yakin, percaya, dan berusaha, kita bisa. Berbuat untuk mencapai cita-cita tak harus dilakoni dengan perlawanan terbuka. Kita bisa memulainya dari hal kecil dan diri kita sendiri. Misalnya dengan menghargai hasil karya anak negeri. Atau dengan menyedekahkan waktu dan mengeluarkan keringat untuk kembali menelusuri dan mempelajari sejarah kebesaran negeri ini. Berangkat dari sejarah itulah kita akan tahu ke mana kita akan melangkah. Sebab bangsa yang lupa pada sejarah sendiri adalah bangsa yang salah arah.

“Jas Merah,

Jangan sekali-sekali melupakan sejarah!”

Soekarno masih hidup. Beliau selalu bersama kita, melalui ide-ide dan semangatnya yang tak pernah padam.(*)

Bung Besar Kita

Advertisements

38 thoughts on “Bung Karno Benar-benar Masih Hidup!

  1. 17-08-1945 bung karno,,,,,,,perjuangan sya lebih mudah karna melawan penjajah,,,
    perjuangan kalian akan sulit karna melawan rakyat sendiri,,,, ,,

  2. BUNG KARNO presiden ku seumur hidup, beliau lah bapak proklamasi, pencetus pancasila Penguasa paling di segani di dunia, hidup Soekarno

  3. seyogyanya pemimipin-pemimpin kita haruslah menengok akan perjuangan bapak presiden soekarno bukan malah mencari kepentingan sendiri pribadi dibesar besarin malu maluin. teguhlah rakkyat indonesia demi melanjutkan cita cita luhur bapak proklamator

  4. Nah ada nya presiden jokowi mudah mudahan sejarah yang sudah hilang kini terungkap lg..apa yg seharusnya milik indonesia akan plang lagi kepangkuan nya.indonesia.semoga presiden jokowi jlan lurus seperti perjuangan bung karno..bisa menjadikan negara maju adil makmur ..tumpas semua koruptor .

  5. suatu saat nanti america akan tunduk pada indonesia lagi,…semoga generasi kedepan bisa membaca tulisan saya,dan menjawabnya?…..benar atau hanya gurauan saja.
    merdeka,merdeka,merdeka,hormat saya bapak paduka bungkarno.

  6. Ada patilasan Bung karno,,,yg menyimpan rahasia mistis..bahkan ada tmpat dmana bung karno sllu dtng dngn helikopter gaib nya,,bhkan ada landasan nya,,,cari tau digunung tangkil ,plabuhan ratu,,

    • Bung karno emng sudah meninggal,tp jiwa n pemikiran beliau akan hidup dalam jiwa n pikiran kita bila kita emng masih punya rasa utk perjuangkan martabat bangsa ini.itulah yg namanya soekarno selalu hidup,tp sayank sekali rakyat saat memilih pimpinan bukan krn melihat jiwa seorng itu melainkan dengan uang,

  7. Bung karno masih hidup saudaraku… Belio yg akan mengembalikan kejayaan nusantara dg nama dan wajah yg berbeda. Dan 2016 ini afalah momentum nya.

  8. Assalamu’alaikum…
    PJM PBR SUKARNO, masih ada…
    Nusantara/Indonesia sejak 1967-98 memang diseperti itukan oleh munajatnya penjaga Bumi (para waliyullah khalifahbillah fil’ardhi)…
    Momentum pembuka mulai diejawantahkan nya SP (Imam AL MAHDI) adalah 2015-2016 an ini…
    Jika telah muncul dengan tidak lagi menyamar, maka segeralah ber-ikrar (bai’at)..

    Karena beliaulah dgn wadyaBala panji2 nya yang akan meluluhlantakan ke dzoliman di muka bumi ini… Dan khususnya Nusantara/Indonesia..
    Sebab beliau akan muncul di Nusantara,
    Dan BK adalah bagian dari misi nya SP (Imam AL MAHDI)..

    wassalam…

    Merdeka !!!

    • Saya setuju sekali dengan Sang Suffah… memang Sukarno masih hidup dan menjadi bagian dari misi SP. Kita harus bangga karena Imam Mahdi akan datang dari Indonesia. Imam Mahdi adalah catur tunggal yang akan memberikan kemakmuran bagi seluruh rakyat indonesia dan membuat Indonesia menjadi mercusuar dunia.
      Waspadalah…. kedatangan Imam Mahdi akan diawali dengan bencana besar di Indonesia dan dunia, akan banyak korban jiwa. Hanya orang2 yang benar2 bertaqwa yang akan diselamatkan dari bencana itu.
      Waspadalah dan bertobatlah ….waktu Tuhan sudah sangat dekat.

  9. Tdk ada kata kalah sebelum kita pergi berperang,percuma kita menulis,berkata,tanpa adanya tindakan,bagi saudara”yg nulis disini saya kagum dan salut juga percya bahwa kalian masih punya rasa nasionalisme,pikiran dan ide” yg sama seperti BUNG KARNO,mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan rasa nasionalisme kita biar tdk lagi jadi babuh di mata negara luar

  10. Raden Haji Mohammad soekarno beramanat ! Jklu ingin tau tentang diriku dan urusanku ?…carilah ilmuku,ikutilah cara caraku,dan pahamilah akan tujuanku.aku tdk akan berwujud seperti dirimu ! Tapi bukti aku ada,ada ilmuku dan ada perbuatanku.dimana ada perbuatanku disitu ada ilmuku akan kuselsaikan dgn caraku untuk rakyatku.

  11. Alhamdulilah benar Pak Zakaria alias Paduka Soekarno masih ada keradaannya….sy & istri sudah ketemu langsung dengan beliau banyak memberikan wejangan pandangan tentang perjuangan Pancasila dan selalu berdasar pada qolbi yang bersih….

  12. Pak Zakaria Paduka Soekarno adalah seorang waliyullah yang masih bertugas dari ilahi untuk Harta Peninggalannya akan benar2 terwujud dan dirasakan bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya kalangan masyarakat miskin,

  13. Saya sangat” setuju dengan:
    Kebijakan
    Keberanian
    Kemampuan
    Dls dari Bpk.sukarno

    Tetapi kenapa kebanyakan dari netizen yg menyalahkan dan memojokan Bpk.SUHARTO,setau apakah kalian tentang Bpk.SUKARNO dan Bpk.SUHARTO..??

    Coba kalau mmang kalian tau berikan jawaban..
    Mohon jangan asal bicara kalau belum tau yg sebenarnya,saya rasa Sejarawan saja tidak akan berani memberikan argumen seperti itu,,
    Tetapi kaliaann..???

  14. Paduka Soekarno akan membangun istana Kerajaan di BaLaraja Tahun ini;semoga di 1 awal ini membawa Berkah buat.Rakyat Indonesia. MERDEKA

  15. Memang benar Bapak Soekarno masih hidup. Hidup untik pemikiran dan ide-ide darinya. Begitu juga untuk masalah yang telah dibicarakan oleh banyak orang yg menyakatan Bapak Soekarno memiliki kekayaan yg begitu banyak. Jd menurut saya kekayaan yg telah diucapkan oleh Bapak Soekarno yg tersimpan di Bank Swiss tersebut adalah milik Negara Indonesia, milik Nusantara ini. Uang tersebut memang sangat susah untuk dicairkan terlebih lagi untuk mengetahui siapa yang membawa dokumen tersebut yang memang banyak sekali penipuan akibat beredarnya mengenai dokumen yg berisikan mengenai kekayaan negara kita di bank swiss dan untuk mencairkanya juga sangat susah. Bukan hanya karna Amerika yg selalu menghalang-halangi tetapi juga aparat negara yg meminta bagian dari pencairan dana tersebut. Padahal sebanarnya dana tersebut bukan untuk kesejahteraan mereka di pejabat negara tetapi untuk membangun dan mensejahterakan bangsa Indonesia ini agar kembali lagi seperti semula dan berjayanya kembali Nusantara.
    Jayalah Nusantaraku !
    Hidup Indoensia !
    Hidup Rakyat Indonesia !

  16. Soekarno adalah pemimpin yg sangat besar dan tahu hati raknyatnya tapi pemimpin sekarang cuma memikirkan anggota DPR dan MPR yg sukanya mencuri uang rakyat

  17. Mau negara ini makmur,,,, rakyat senang petani senang….pns suruh beli beras petani,,, dgn gitu petani kita makmur….seperti dulu
    Impor beras sebatas kebutuhan,,,,bukan buat jadangan

  18. paduka soekarno sosok yang sangat saya kagumi,dan setau saya beliau bukan orang bisa,beliau sosok orang yang sangat luarbiasa,bisa jadi beliau masih hidup akan tetapi belum waktunya untuk muncul.
    contoh : puluhan kali percobaan pembunuhan gagal,tentara jepang menebak tepat dikepalanya paduka dan langsung dikuburkan,tentara jepang bergembira karna telah berhasil membunuh beliau,stelah 1 minggu kemudian ternyata beliau sedang ada di luarnegri, “entah dimana saya lupa lagi”
    dilihat dari cerita tersebut kemungkinan besar akan hadir di negri ini,wallahualam,hanya allah yang tau.
    seandainya kehadirannya menjadi kenyataan,ya saya sangat bangga dan tentunya bersyukur kepada allah swt.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s