Mari Kita Keren!

Pengen keren? Pede, tertib, dan berkarya!

SIAPA anak muda yang nggak pengen keren? Ini masa-masanya mencari. Masa pamer ke-aku-an. Kalau bahasa gaulnya ‘ngeksis’. Ya jelaslah, siapa yang nggak ingin diakui? Nggak usah munafik lah, semua anak muda itu lagi jual diri. Demi mewujudkan mimpi-mimpi manusiawi sebagai “orang yang berhasil”.

Nah, masalahnya, banyak anak muda yang bermasalah dengan cara menuju keren. Banyak yang punya masalah sama krisis pede. Padahal, pede itu modal paling penting untuk menuju keren.

Tapi, pedenya ya kudu pede tertib. Jangan awur-awuran. Iya kalau ngawurnya karena benar, kayak ngawur ala Mbah Sudjiwo Tedjo dan laskar Jancuker’s, itu keren. Kalau ngawurnya itu murni ngelantur bin tanpa orientasi, ya jelas ujung-ujungnya jauh dari makmur. Malah ancur!

Contoh pede yang ngawur itu ya, misalnya, sok idealis membela rakyat dengan gabung dalam gerakan mahasiswa atau organisasi kemasyarakatan tapi nggak punya program konkret. Kerjaannya cuma nyangkruk di posko, rasan-rasan soal pemerintah dan ideologi, sering sambil mabuk methanol, ujung-ujungnya sepakat demo. Lalu, aksi turun ke jalan itu ujung-ujungnya vandalisme.

Ngakunya bela rakyat, tapi malah bikin susah masyarakat –yang harus terjebak macet gara-gara ada demo rusuh. Bahkan tak sedikit orang yang nggak tahu apa-apa itu kena lemparan batu atau kesemprot kanon air dan gas air mata, gara-gara ulah sekelompok orang ngelantur yang mengaku membela rakyat itu. Hadeeeehhhh…

Celakanya, anak-anak muda penghobi demo rusuh itu merasa keren terlibat dalam vandalisme. Ngerasa heroik. Berani melawan dan berhadapan langsung dengan aparat kepolisian dan TNI. Hasilnya? Nol! Cuma menyisakan sampah sisa kerusuhan dan rasa takut masyarakat yang nggak ngerti apa-apa soal kepentingan apa yang dibela “vandaliser” itu.

Itu keren? Ya nggaklah. Keren itu tertib, orientasinya jelas, dampaknya dirasakan nikmat masyarakat luas. Mencerahkan. Menghadirkan damai. Itu baru keren.

Nih, contoh orang-orang yang masa mudanya keren; Pramoedya Ananta Toer muda menulis roman ketika jadi pekerja di radio Jepang. Dia menulis untuk melawan tirani dengan cara halus. Lewat tulisan, yang pendokumentasiannya terbukti menembus batas waktu dan peradaban, dia diterima sebagai pengusung pencerahan.

Ada juga seorang kadet muda di Venezuela bernama Hugo Chavez yang punya cita-cita memerdekakan bangsanya dan dunia ketiga yang digilas kemiskinan. Dia melakukannya dengan tertib dan istiqamah, dan jasanya pun diakui dunia.

Ada juga anak muda di Chicago sana, di abad ke-18, namanya Thomas Alfa Edison yang punya cita-cita menerangi dunia. Dia pun berhasil mewujudkan mimpi kerennya itu. Mereka adalah orang-orang muda keren di jamannya, yang percaya pada cita-cita dan menjalankannya dengan tertib. Punya orientasi. Yang utama, mereka pede meski banyak kekurangan.

Pram dan Thomas pernah dicap goblok oleh sekolah mereka. Pram bolak-balik tinggal kelas, sementara si kecil Thomas pernah dikeluarkan dari sekolah lantaran guru-gurunya menyerah menghadapi “kebodohannya”. El Commandante Chavez adalah bocah miskin dengan bentuk fisik yang harap maklum. Tapi mereka pede. Mereka punya orientasi. Dan mereka punya karya.

Pram menghasilkan buku, Thomas bikin lampu, Chavez punya program Sosialisme abad ke-21. Karya itu lahir dari rasa pede yang tertib. Dan hasil dari karya mereka dirasakan nyata oleh masyarakat luas. Itu baru namanya keren. Tertib pede dan punya karya. Bukannya minder, lalu beraninya gerudak-geruduk, ujung-ujungnya bikin rusuh. Kalau yang model kayak gitu sih bukan keren, tapi keblinger.

Keren sekeren-kerennya itu adalah; pede, tertib, dan berkarya. Jangan lupa, lakukanlah itu semua berdasarkan cinta. Sebab, mengutip El-Rumi, tanpa cinta, segala perbuatan tak akan dihitung pada masanya. Ciiieeeeeee….

Wassalam.

image

Advertisements

7 thoughts on “Mari Kita Keren!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s