Sebutir Peluru di Kepala Si Ratu Country

Apakah kebahagiaan itu?

Si Ratu Country

Si Ratu Country

PERTANYAAN Socrates lebih dari satu milennium silam itu tak hanya mengusik warga Athena. Keresahannya menembus dimensi waktu, menyelusup hingga ke benak manusia-manusia modern.

Pertanyaan itu juga yang membuat Mindy McCready galau. Ratu musik Country Amerika itu memilih sebutir peluru di kepalanya sebagai jawaban untuk pertanyaan tersebut, 17 Februari lalu.

***

MALINDA GAYLE “MINDY” MCCREADY adalah penyanyi country. Sepanjang karir yang dibangunnya sejak tahun 1995, perempuan yang lahir pada 30 November 1975 ini telah menelurkan total lima album.

Lahir di Fort Myers, Florida, McCready mulai bernyanyi di gereja lokal Pantekosta, pada usia 3 tahun. Dia lulus dari sekolah tinggi pada usia 16. Selepas itu, dia mulai merintis karir musiknya.

Pada usia 18, dia pindah ke Nashville. Di situlah dia mendapat kesempatan emas untuk mengembangkan karir musiknya, ketika menandatangani kontrak dengan BNA Records.

Awal langkahnya menapaki dunia musik ”dangdut Amerika” itu begitu manis. Album pertamanya, yang dilempar ke pasar Amerika para 1996, “Ten Thousand Angels”, menunjukkan bahwa dia telah melakukan debut yang cemerlang. Album yang dirilis BNA Records itu dua kali menyabet label Platinum.

Grafik penjualan dan minat konsumen untuk lagu-lagu dalam album itu terus menunjukkan tren positif. Ada empat single yang menempati empat urutan teratas tangga lagu Amerika kala itu. Single “Guys Do It All the Time” mantap di puncak tangga lagu selama enam pekan. Pada pekan ketujuh, single itu tergeser, namun yang menggeser masih hits Mindy juga, yaitu ” Maybe He’ll Notice Her Now,” berduet dengan Richie McDonald, vokalis Lonestar. Sementara single keempat dan terakhir, “Gotta A Girl Do,” awet di tangga keempat.

Sukses juga masih mengikuti album keduanya, “Don’t Stay The Night” yang dirilis oleh RIAA. Album yang mengusung hits “What If I Do”, “The Other Side of Kiss” dan “You Never Know” tersebut berhasil menyabet predikat emas. Album ini terjual 825.000 kopi.

Predikat sebagai Ratu Musik Country pun disandangnya di tiga tahun awal karirnya. Mindy begitu melejit.

Pada tahun 1997, McCready bertunangan dengan aktor Dean Cain. Tapi, pasangan ini bubar pada tahun berikutnya. McCready juga sempat berhubungan dengan mantan pemain hoki NHL Drake Berehowsky, tapi kisah cinta mereka tanggal dalam waktu singkat.

Pada tahun 1999, ketika dia merilis album ketiga, “I’m Not Though”, mental Mindy sebagai pesohor diuji. Album itu gagal di pasar. Hits pertama album tersebut, “All I Want is Everythings”, gagal menembus 50 besar tangga lagu. Album tersebut hanya terjual 144.000 kopi.

Kegagalan itu sempat membuat konfidensinya menurun. Dia menuduh BNA, label yang mengangkat namanya, gagal mempromosikan album. Untuk mendongkrak kembali percaya dirinya, McCready memutuskan untuk cabut, mencari label baru.

Setelah keluar dari BNA, Capitol Records menyambutnya. Bersama label baru tersebut, Mindy menelurkan album “Self Tittled” pada 2002. Tapi, penjualan album keempat ini jauh lebih mengecewakan daripada album sebelumnya. Hingga akhirnya, di tahun yang sama dengan peluncuran album itu, Capitol Records mendepaknya. Kontrak diakhiri.

Mindy sempat vakum dari dunia musik. Dia merasakan adanya “kebahagiaan yang hilang”. Kebahagiaan yang dia dapat dari popularitas dan keberhasilannya dalam industri musik. Dia limbung, lalu memburu kebahagiaan dalam bentuk yang keliru.

***

DI tengah masa-masa kosong bermusiknya, pada Desember 2003, Mindy terlibat kisah cinta yang rumit. Dia berkencan dengan seorang calon penyanyi William Patrick “Billy” McKnight. Tapi kisah asmara keduanya berjalan di antara banyak tragedi. Pada 8 Mei 2005, McKnight ditangkap dan didakwa melakukan percobaan pembunuhan Mindy, dengan mencekiknya.

Hilanglah lagi satu kebahagiaan Mindy. Kebahagiaan asmaranya hancur. Kebahagiaan kedua yang hilang setelah bahagianya bersama popularitas pergi lebih dulu.

Mindy pun memilih obat-obatan sebagai pelarian, untuk memburu kebahagiaan dalam bentuk lain; kebahagiaan halusinatif.

Pada Agustus 2004, Mindy ditangkap di Tennessee karena menggunakan resep palsu untuk membeli obat penghilang rasa sakit oxycontin. Awalnya dia membantah tuduhan itu. Tapi, akhirnya dia mengaku bersalah dan didenda USD 4.000, juga dihukum tiga tahun masa percobaan. Dia juga diperintahkan melakukan pelayanan masyarakat selama 200 jam.

Selama masa percobaannya itu, bukannya memperbaiki diri, Mindy malah kian banyak ulah. Pada Mei 2005, ia dihentikan polisi karena ngebut Nashville. Dia ditangkap dan didakwa mengemudi di bawah pengaruh obat dan membawa SIM kedaluwarsa. Hakim akhirnya memutuskan Mindy tak bersalah dalam kasus obat-obatan, tapi terjerat pasal SIM kedaluwarsa. Dia juga didakwa melakukan pencurian identitas, penggunaan transportasi tidak sah, dan menghalangi penyidik di Arizona.

Di antara serbuan masalah hidup Mindy itu, majalah People juga pernah melaporkan, si penyanyi ditemukan tak sadarkan diri di sebuah lobi hotel di Indian Rocks Beach, Florida, Juli 2005. Dia dirawat di rumah sakit lantaran overdosis sejumlah besar obat dan alkohol.

Mindy berkali-kali harus berhadapan dengan aparat penegak hukum. Dia sempat meninggalkan Tennessee, tempat dia menjalani masa percobaan, tanpa izin. Dia tidak melapor kepada petugas percobaannya. Mindy ditangkap di Florida, dan kembali ke Tennessee. Dia kembali disidang untuk tuduhan melanggar hukuman percobaannya.

Di antara rentetan kisah kelamnya, cinta yang rumit antara McCready dan McKnight kembali bekerja. Pada awal 2005, MecCready dan McKnight memutuskan kembali bersama. Tapi, situasi hubungan asmara yang serba pelik dan penuh konflik itu membuat McCready tertekan. Pada September 2005, ketika dia hamil anak McKnight, MecCready sempat mencoba bunuh diri lagi dengan mengonsumsi antidepresan dosis berlebih. Tapi, lagi-lagi, nyawanya berhasil diselamatkan. Pada bulan Maret 2006, McCready melahirkan seorang putra, Ryan Zander McCready.

Pada Juli 2007, McCready ditangkap di Ft. Myers, Florida. Dia didakwa atas perkelahian dengan ibunya. Minggu berikutnya, dia dibawa ke tahanan di Nashville International Airport karena melanggar masa percobaan.

Pada September 2007, McCready dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena melanggar hukuman percobaan. Selain penjara, dia diperintahkan kerja sosial. Dia dibebaskan dari penjara pada bulan Desember, tapi tetap menjalani masa percobaan.

Belum lama bebas, Juni 2008, McCready ditangkap di Tennessee karena melanggar ketentuan hukuman percobaannya yang dijatuhkan pada September 2007. Untuk itu, dia dikenai hukuman 60 hari di penjara. McCready menyerahkan diri pada tanggal 30 September 2008. Setelah menjalani setengah hukumannya , dia dibebaskan lebih awal karena berkelakuan baik, pada tanggal 31 Oktober 2008.

Ketika masih di dalam penjara, pada Mei 2008, McCready mencoba kembali ke dunia yang pernah membesarkannya. Dia menulis sebuah lagu berjudul “I’m Still Here”, yang dipromosikan secara swadaya melalui situs resminya. Dia juga mengumumkan bahwa ia telah bekerja pada sebuah film dokumenter, sebuah album baru, dan reality show. Sementara “I’m Still Here” resmi dirilis pada Maret 2010.

Kembalinya ke dunia musik ternyata belum cukup untuk memberikan Mindy kebahagiaannya yang pernah hilang. Dia tetap merasa tertekan, dan kebahagiaan yang dia maksud masih tak tahu entah ke mana. Ketergantungan Mindy pada obat-obatan tak bisa ditinggalkannya.

Pada tanggal 17 Desember 2008, paramedis dipanggil ke rumahnya, di Nashville, setelah dia mencoba bunuh diri lagi. McCready diangkut ke rumah sakit setelah ditemukan luka di pergelangan tangannya.

***

MASALAH Mindy tak hanya pada obat-obatan, tapi juga soal hubungan asmara. Pada April 2008, New York Daily News melaporkan ada “hubungan jangka panjang” antara McCready dan bintang bisbol Roger Clemens. Hubungan itu disinyalir sudah dimulai sejak McCready berusia 15 tahun. Kasus mencuat ketika Mindy masih berstatus sebagai istri McKnight, dan Roger adalah seorang suami. Berita ini sempat menjadi gosip paling panas di Amerika.

Pengacara Clemens, Rusty Hardin, membantah perselingkuhan itu. Dia mengancam akan membawa gugatan pencemaran nama baik terkait tuduhan palsu. Menurut Hardin, memang ada hubungan antara Clemens dan McCready. Tapi hubungan itu sebatas “teman keluarga dekat.”

Tapi, versi McCready lain lagi. Dia mengakui perselingkuhan itu. Katanya, hubungannya dengan Clemens adalah “sebuah hubungan berdasarkan naluri seksual”. Bahkan dia juga mengaku pernah melakukan perjalanan pribadi dengan jet Clemens. Mindy juga minta maaf secara terbuka pada istri selingkuhannya itu.

***

KISAH kelam Mindy pun malah membuatnya bermetamorfosa menjadi pesohor di dunia reality show.

Juni 2009, McCready mendapat kontrak untuk tampil di seri reality show berjudul “Rehab” dengan Dr Drew Celebrity. Acara itu ini menggambarkan perjuangan Mindy selama terjebak dalam kecanduan obat-obatan. Acara tersebut juga membahas bagaimana cara dia memulihkan diri, padahal sebenarnya dia tidak pernah pulih.

Pasalnya, pada tanggal 25 Mei 2010, McCready dirawat di Cape Coral, Florida, gara-gara overdosis. Bukti kuat bahwa dia masih tergantung pada obat-obatan. Lakon kontroversial Mindy makin komplit ketika sebuah rekaman video porno McCready dan mantan pacarnya yang disebut sebagai “Petrus”, mulai dijual oleh Vivid Entertainment pada tahun 2010.

Setelah “Rehab”, dia bekerja dengan Todd Gaither dalam reality show lainnya pada Maret 2010, di episode “The View”.

Di musim panas 2011, McCready muncul di acara “Clossed Call” dan “Celebrity Ghost Story”. Dia juga muncul pada 20/20 pada Desember 2011, di mana ia membahas anaknya, Zander, dan produser sekaligus pacarnya David Wilson, juga musik baru. Dalam acara tersebut, Mindy seolah ingin menunjukkan pada dunia bahwa dia telah menemukan kebahagiaan yang dia cari; cinta dan kehidupan yang menyenangkan.

Pada bulan April 2012, McCready melahirkan anak keduanya, bernama Zayne, putranya yang lahir di luar pernikahan, buah cintanya dengan David Wilson.

Sayang, “kebahagiaan” Mindy tak berlangsung lama. David Wilson ditemukan tewas pada 13 Januari 2013, di rumah McCready akibat luka tembak. David tewas karena bunuh diri.

Setelah kematian Wilson, McCready semakin limbung. Pikirannya kosong. Dia merasa kebahagiaan benar-benar sudah punah dari hidupnya.

Dia juga sempat melontarkan sebuah pernyataan, di mana dia menyebut Wilson sebagai “soulmate” dan “pasangan hidup sesungguhnya”. McCready merasa tak akan pernah lagi bisa menemukan kebahagiaan setelah kematian pacarnya.

Dan dia, mungkin saja, merasa kebahagiaan itu tak pernah ada. Setelah kematian Wilson, seperti yang dituturkan oleh orangtuanya, Cindy lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur. Dia abaikan dua anaknya, yang akhirnya ikut kakek dan nenek mereka.

Mindy terkesan merasa sudah benar-benar hilang.

Dan akhirnya, pada 17 Februari 2013, tetangga McCready –seperti yang disebut oleh petugas Kantor Sheriff of Cleburne County, Arkansas– melaporkan mendengar suara tembakan.

McCready ditemukan tewas di teras depan rumahnya, tempat yang sama di mana pacarnya sekaligus ayah dari anaknya bunuh diri satu bulan sebelumnya. Caranya mati juga sama; menembakkan sendiri sebuah peluru di kepalanya.

Lalu, apakah kebahagiaan itu, Malinda Gayle “Mindy” Mccready?

Mindy McCready

Mindy McCready

Advertisements

12 thoughts on “Sebutir Peluru di Kepala Si Ratu Country

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s